5 Hal yang Harus Dihindari Saat Mudik Pakai Mobil Pribadi

Intip Perhitungan Bunga Kredivo 2024 , Cicilan 3 Bulan dengan Bunga 0% dan  Berlaku Sampai Seterusnya

Mudik lebaran menggunakan mobil pribadi dianggap masih tetap nyaman dan jadi pilihan favorit masyarakat. Selain lebih banyak muat keluarga, serta bisa lebih banyak muat barang. Keduanya bisa sekaligus dibawa dalam waktu yang bersamaan. 

Akan tetapi, mudik menggunakan mobil pribadi memerlukan persiapan serta perencanaan yang tepat. Pasalnya kondisi kendaraan beserta pengemudi menjadi sangat penting demi keselamatan dalam perjalanan.

Jika diperlukan pergantian suku cadang, harus dilakukan demi keselamatan dan kenyamanan dalam perjalanan. Apalagi sekarang bisa pakai cicilan tanpa jaminan untuk beli suku cadang di marketplace.

Berikut ini beberapa hal yang harus dihindari saat mudik menggunakan mobil pribadi.

Tidak Memeriksa Kondisi Kendaraan

Sebelum berangkat pastikan untuk memeriksa kondisi fisik kendaraan terlebih dahulu. Jangan sampai kamu mengalami kendala pada saat mobil digunakan untuk mudik. Beberapa hal yang harus diperiksa seperti kondisi kembang ban apakah masih bagus atau sudah botak. 

Jika dirasa sudah botoak, rasanya jangan sampai menggadaikan keselamatan di perjalanan. Segera ganti ban dengan ban yang baru. Ban memiliki masa pakai sehingga jangan terkecoh dengan kondisi kembang ban.

Kamu bisa memanfaatkan cicilan tanpa jaminan dari Kredivo. Kamu bisa beli ban lewat marketplace dengan pembayaran menggunakan Kredivo.

Kredivo punya fitur cicilan 3 bulan tanpa perlu bayar bunga. Cukup bayar biaya admin saja sebesar 3% dari harga barang yang dibeli. Terlebih ada tenor yang lebih fleksibel 6 sampai dengan 12 bulan dengan bunga rendah hanya 2,6% saja per bulannya. 

Limit pinjaman yang diberikan oleh Kredivo sangat tinggi sebesar Rp50 juta. Terutama Bagi member premium. Kamu bisa mengajukannya hanya melalui aplikasi resmi Kredivo yang bisa diunduh dari Playstore maupun App Store.

 

Mengemudi Dalam Kondisi Lelah

Mengemudi dalam kondisi lelah atau mengantuk dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Pastikan untuk memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum memulai perjalanan.

Usahakan untuk selalu beristirahat setiap mengemudi selama 3 jam sekali. Waktu istirahat yang ideal bisa antara 15 menit sampai 20 menit yang bisa kamu lakukan di rest area sepanjang perjalanan.

Mengemudi dalam kondisi lelah justru akan mengakibatkan resiko kecelakaan lebih tinggi. Oleh karena itu diperlukan stamina yang prima saat mengemudi kendaraan terutama dalam perjalanan yang sangat jauh lebih dari 6 jam.

 

Tidak Mempersiapkan Rute Perjalanan

Jika kamu memiliki perencanaan yang lebih baik maka kamu bisa merencanakan rute perjalanan yang aman dan nyaman.  Kamu bisa menyiapkan rute perjalanan sesuai dengan tujuan kamu.

Rute perjalanan yang dimaksud adalah rute-rute yang memang cukup bagus untuk dilalui dan menghindari kemacetan terutama di masa-masa mudik lebaran yang mana hampir seluruh masyarakat di Jabodetabek melakukan mudik ke kampung halamannya masing-masing.

Sebagai contoh, jika kamu mudik dari Jabodetabek ke arah timur ada tiga jalur yang bisa dilalui yaitu jalur Utara,  jalur Tengah, dan juga jalur Selatan. Tapi, opsi yang paling utama saat ini adalah melalui jalur jalan tol yang sudah memiliki infrastruktur yang lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Hanya saja untuk menghindari kepadatan lalu lintas di jalan tol lebih baik menyegerakan keberangkatan tidak mepet dengan hari lebaran. Usahakan 7 hari sebelum lebaran sudah melakukan mudik ke kampung halaman demi menghindari kepadatan lalu lintas di perjalanan.

 

Tidak Membawa Perlengkapan Darurat

Ketika melakukan perjalanan jauh, penting untuk selalu membawa perlengkapan darurat. Misalnya saja seperti ban cadangan atau ban serep, peralatan P3K atau pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan serta beberapa kunci ataupun toolkit yang diperlukan jika terjadi kendala pada saat mobil bermasalah ataupun mengalami mogok di jalan.

Perlengkapan mobil tidak hanya diperlukan untuk memastikan bahwa mobil bisa berjalan selama perjalanan mudik, tetapi juga beberapa perlengkapan untuk kebutuhan pengemudi dan penumpang seperti obat-obatan dan juga makanan selama perjalanan. 

 

Kondisi Mobil Overload

Jangan pernah memuat kendaraan melebihi kapasitas yang sudah ditentukan. kendaraan yang mengalami overload dapat mempengaruhi kinerja mobil menjadi lebih lambat dari normal serta meningkatkan risiko kecelakaan di perjalanan.

Oleh karena itu, pastikan lagi bahwa kondisi kendaraan tidak dalam kondisi yang overload atau kelebihan beban dari yang seharusnya.